Pertanian Organik dalam Kaca Pelajar

Pertanian organik dapat diartikan suatu cara bercocok tanam yang memanfaatkan bahan alami. Bahan alami tersebut meliputi banyak hal diantaranya: pemakaian pupuk organik, pemakaian pestisida alami, pemakaian bibit unggul tahan Hama dan Penyakit. Di tahun 2011 ini pemerintah mencanangkan pertanian organik untuk mengurangi dampak dari pemanasan global.

Selain untuk mengurangi dampak pemanasan global, pertanian organik dimaksudkan juga untuk mendapatkan hasil yang maksimal, karena dengan penggunaan bahan yang ramah lingkungan akan memperoleh hasil yang maksimal tanpa mengganggu kelangsungan dari kehidupan mahluk hidup. berikut saya ringkas tata cara pembuatan kompos dari kotoran sapi peran berdasarkan pengalaman yang saya peroleh dari Praktek Kerja Usaha/PKU.

  • Bahan dan Alat :

  1. Sekop
  2. Stardex/EM4
  3. Serbuk Gergaji
  4. Kotoran sapi perah
  5. Garpu tanah
  • Cara Kerja :

  1. Kumpulkan kotoran sapi perah menjadi satu dan kemudian taburkan Stardex secara merata dengan komposisi yang sesuai.
  2. Campur kotoran sapi perah dengan stardex dengan menggunakan garpu tanah.
  3. Kemudian taburkan serbuk gergaji sambil dicampur dengan menggunakan garpu tanah.
  4. Masukkan Campuran tadi ke tempat/gudang kotoran. pertahankan kelembapan antara 30 derajat celcius.
  5. Seminggu sekali dibalik agar pupuk kompos cepat masak.dan jangan lupa untuk selalu mengontrol kelembapan.
  6. Pupuk kompos masak setelah 1 bulan setelah perfementasian tadi. Terhitung mulai dari pencampuran kotoran tadi sampai pembalikan ke 3 kali.
  7. Setelah 1 bulan pupuk kompos dapat digunakan sebagai pupuk organik.

Dengan Penggunaan pupuk kompos ini diharapkan dapat meningkatkan hasil dari  tanaman yang sedang kita budidayakan sesuai dari tujuan atau misi dari dicanangkannya pertanian organik ini.Demikian Posting dari saya semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar